Sejarah STIKI

Sekolah Tinggi Informatika & Komputer Indonesia (STIKI) Malang merupakan lembaga pendidikan tinggi yang memfokuskan diri pada bidang informatika. STIKI Malang merupakan salah satu perguruan tinggi di Kota Malang, yang mencetak lulusan Sarjana dan Ahli Madya di bidang Informatika. STIKI Malang berdiri sejak tahun 1985 dan saat ini memiliki 3 program studi, yaitu Teknik Informatika (S1), Desain Komunikasi Visual/ DKV (S1) dan Manajemen Informatika (D3). Saat ini, program studi yang ada masing-masing telah terakreditasi oleh BAN-PT dengan SK Akreditasi No. 392/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2014 tanggal 2 Oktober 2014 untuk program studi Teknik Informatika, SK Akreditasi No. 011/BAN-PT/Ak-XII/Dpl-III/VI/2012 tanggal 15 Juni 2012 untuk program studi Manajemen Informatika dan SK Mendikbud RI No. 381/E/O/2013 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Desain Komunikasi Visual (S-1). Selain itu masing-masing program studi tercatat aktif memiliki ijin penyelenggaraan program studi, yang merupakan syarat utama penyelenggaraan perguruan tinggi. Mulai tahun 2015 STIKI telah menambah program studi baru yaitu program studi Sistem Informasi dengan SK Mendikbud RI No. 153/E/O/2013 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Sistem Informasi (S-1) pada Sekolah Tinggi Informatika & Komputer Indonesia (STIKI) di Malang yang diseleggarakan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Teknik Nusantara di Malang.

Sejalan dengan Visi Pendidikan Nasional tahun 2025 yaitu : INSAN INDONESIA CERDAS & KOMPETITIF serta adanya UU Sisdiknas tahun 2003, STIKI sejak tahun 2009 telah berbenah diri dengan memperbaharui sistem tata kelola, pengembangan kemahasiswaan, pengembangan dosen, pemberdayaan alumni serta menjalin kerjasama dengan berbagai pihak sejalan dengan Visi STIKI yaitu ‘Menjadi satu dari sepuluh perguruan tinggi ICT berkualitas di Indonesia, dan diakui dunia Internasional”.

Di dalam Era Globalisasi saat ini, transformasi pendidikan yang menjadi motor penggerak dari masyarakat secara luas, telah bergerak sangat cepat sehingga tidak saja menggerakkan masyarakat berkembang menjadi masyarakat maju, tetapi juga menjadi masyarakat berbasis pengetahuan. Peranan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat berbasis pengetahuan sangatlah dominan. Pemanfaatan Iptek didalam kehidupan masyarakat serta adanya transfer teknologi, akan mendorong penguasaan teknologi masyarakat Indonesia secara optimal.

Sebagai salah satu perguruan tinggi informatika di Indonesia, STIKI memiliki peran penting untuk mendorong terciptanya masyarakat berbasis pengetahuan, dengan memanfaatkan Iptek didalam seluruh aspek kehidupan masyarakat. Peranan mahasiswa, alumni, dosen untuk menghasilkan karya ICT berkualitas sangatlah diharapkan untuk meningkatkan jumlah aset intelektual bangsa Indonesia. Selain itu kegiatan pengabdian masyarakat yang berkualitas di bidang ICT merupakan perwujudan kepedulian civitas akademika didalam memampukan masyarakat Indonesia dalam penguasaan ICT, sehingga menjadi masyarakat berbasis pengetahuan.