Ternyata menjadi scrum master tidak semudah yang dibayangkan loh. Tidak hanya bermodal otak yang cemerlang saja, namun kemampuan dalam bersosialisasi dan juga mengatur tim juga sangat dibutuhkan.

Dalam kuliah tamu ‘Modern Management with Scrum Using Pivoltracker’ yang digelar di gedung A Kampus STIKI Malang hari ini (21/6), Edo Noviandy, salah satu scrum master dan juga keynote speaker membeberkan apa saja yang ada di balik layar menjadi seorang scrum master. Ternyata saat ini buku yang paling banyak ia ‘lahap’ saja bukan buku tentang pekerjaannya, namun buku tentang psikologi.

“Sebagai seorang Scrum Master tantangan terbesarnya itu bukan pada pekerjaan, tapi bagaimana mengatur tim kita supaya solid.” Ungkap Scrum Master Alterra ini.

Menurutnya pekerjaan di bidang ini bisa jadi besar dan sukses jika scrum master memahami cara pendekatan dan relasi khusus pada setiap developer.

“Kita harus tahu bagaimana cara men treat satu tim dengan tim lain, dan kita juga harus melakukan pendekatan dengan perseorangan.” Tukasnya.

Selain itu juga tak mudah untuk melakukan pendekatan seperti ini. Butuh memahami dan juga melakukan pendekatan dengan trik khusus.

“Kita tidak bisa memberi pekerjaan yang langsung frontal sama yang pendiam begitu. Harus pelan-pelan ngomongnya, beda dengan yang memang dia vokal mungkin lebih bisa dengan menyuruh langsung.” Terangnya.

Namun demikian dengan perjalanan karirnya selama ini, ia memberikan berbagai tips dan trik bagi para mahasiswa yang ingin melanjutkan karir di bidang ini. Selain membeberkan sisi lain dari pekerjaan ini, tentu ia memberikan teknik seputar scrum pada para mahasiswa STIKI Malang.